Telah dibuka Agen NCS ( Nusantara Card Semesta ) di Perum. Garaya Permai Blok B. 12 Lowokdoro Gadang Kota Malang, Jawa Timur  Telp 08123364041.

Menerima Pengiriman Paket dan Dokumen, Domistik dan Luar negri, Anda punya bisnis bingung dengan pengiriman, Percayakan kepada kami. Pengiriman dengan Visi Aman.  Cepat dan Akurat.

Oleh: paknurcahyo | Oktober 6, 2010

Cara mudah Perhitungan analisa leverage

Perusahaan dalam menjalankan usahanya selalu menggunakan modal kerja dan modal tetap seperti bangunan, tanah, gedung dan lain  lain yang usianya relatif untuk jangka panjang  atau diatas satu tahun. Dengan menggunakan aktiva tetap tersebut maka perusahan akan menanggung biaya tetap..

Dalam memenuhi kebutuhan modal tetap perusahaan bisa menggunakan modal sendiri atau pinjaman dari pihak lain yang tentunya akan menanggung beban bunga. Untuk mana penggunaan yang tepat menggunakan modal  sendiri atau pinjaman maka diperlukan analisis leverage.  Leverage adalah penggunaan sumber dana atau aktiva tetap dimana untuk penggunaan tersebut perusahaan harus menanggung biaya tetap atau menanggung beban tetap.

Leverage terdiri dari 2 macam :

1.     Leverage operasi : penggunaan aktiva yang menyebabkan perusahaan terus menanggung biaya tetap berupa penyusutan. Dan perusahaan mengharapkan penghasilan yang diperoleh mencukupi untuk menutup biaya tetap dan biaya variabel

2.     Leverage Financial : penggunaan dana yang menyebabkan perusahaan menanggung beban tetap berupa bunga.dan diharapkan  penghasilan akan lebih besar dibanding  biaya bunga.

Hubungan leverage dengan laporan rugi laba adalah

Penjualan, Harga pokok penjualan, laba kotor biaya operasi, EBIT adalah masuk pada leverage operasi.

Bunga, EBT, Pajak, EAT adalah masuk pada kelompok leverage Financial.

Leverage Operasi

Dalam hal ini perusahaan akan mengukur  sejauh mana perubahan pendapatan terhadap keuntungan operasi. Dengan mengetahui tingkat leverage operasi perusahaan bisa menaksir peruabahan laba operasi sebagai akibat perubahan penjualan.  Ukuran leverage  operasi adalah dengan Degree of operating leverage ( DOL )  artinya bila DOL diketemukan 2 maka bilamana penjualan naik atau turun sebesar   10 %  maka keuntungan bi sa diprediksi  akan naik  atau  turun  sebanyak 2 kali. Berarti 2 x 10 % = 20 %. Semakin tinggi DOL maka perusahaan akan semakin beresiko karena  harus  menanggung beban tetap yang tinggi pula. Untuk menghitung leveragem operasi digunakan rumus :

DOL =  % perubahan EBIT

% perubahan sales

Contoh Kasus :

Sebuah perusahaan dihadapkan oleh dua mesin yaitu :

Mesin A                Mesin B

Harga per unit                 5.000                     5.000

Biaya Variabel                 4.000                     3.000

Biaya Tetap                     100.000               500.000

Volume penjualan diperkirakan  500 unit , maka bila dihitung besarnya DOL masing masing jenis mesin adalah.

Perhitungan Laba Operasi :

Mesin A                Mesin B

Penjualan                        2.500.000              2.500.000

Biaya Variabel                 2.000.000 1.500.000

Kont. Margin                      500.000                  ?

Biaya Tetap                     100.000 500.000

EBIT                                   400.000                      ?

Bunga                                 100.000 300.000

EBT

Pajak

EAT

DOL A      =      2.500.000 -  2.000.000

2.500.00       – 2.000.000 – 100.000

=    ?

Dengan DOL A =  ?    apabila penjualan mengalami penurunan sebesar 40%  maka EBIT akan turun  ?  x 40% = ?.  dengan demikian EBIT mesin A  akan turun sebesar  ? x 400.000  = ?

Hitung  Mesin B  dan bagaimana kesimpulan anda ?

Leverage Financial

Leverage ini terjadi karena perusahaan menggunakan sumber dana pinjaman yang menyebabkan beban tetap dan ukuran leverage ini adalah : Degree of Finanxial leverage dengan rumus

DFL.= ….EBIT……

EBIT – Bunga

Silahkan  hitung masing masing mesin dan bgaimana pendapat anda ?

Working Capital:
1. Quantitative: All elements of current assets.
2. Qualitative: In addition to considering the elements of current assets, accrued liabilities, so that operations are not disrupted for debt.
3. Functional working capital: focus on the function of the funds in generating direct income.

Example:
Current Assets:                                   Fixed Assets
• Cash              20 000                         Land        50.000
• Securities       50.000                    Building  70 000
• Accounts receivable 80 000     Machinery 100.000
• Inventories 30 000

Description:
a. Depreciation for one year : Building:. 10.000, –  Machine . 5000
b. Credit sales with a profit margin of  20%.

from the data above can be calculated, the  amount of working capital according to  functional concept:
Working capital:
Cash                                                     =
Receivables 80%                            =.
Depreciation for Building           =
Depreciation   Machine               =
Total
Potential working capital
Securities                                   =
Profit Margin                            =
Total
Non working capital:
Land                                           =
Building                                    =
Machine                                   =
Total

Determination of Working Capital Requirement:
Method used:
a. Method of attachment of funds
There needs to be two factors that influence that is: The binding of working capital and projected cash needs the average per day.
Attachment of funds means the cash is spent and how long it back into cash.
For Services: Cash =   goods   =  Receivables = Cash
For industry: Cash =   Raw materials = product process  =   Finished goods = Receivables =  Cash

Example:
PT Arema Malang has a production plan of 1,000 units of goods per day. For one unit required 1.5 kg of material goods, the price per kg  is 2.000.  Average raw materials stored in warehouse seven days, three days of production process, finished goods stored in warehouse 10 days . Average accounts receivable 30 days. Direct labor per unit of 3000, marketing expenses in cash per month to  10.000.000, -  administrative fee per moth  5,000,000. Other cost-per-month average of Rp. 9,000,000 – Cash determined minimum amount of . 6,000,000.
From these data, the binding of working capital and funding requirements are as follows.
The binding of funds:
a. The duration of the raw materials stored        =
b. The duration of the production process          =
c. The duration of finished goods stored              =
d. The duration of accounts receivable                =
Amount

whose money

Cash needs per day:
a. Purchases of raw materials                 =
b. Direct wage payments                          =
c. Marketing costs                                      =
d. Cost adm.                                                  =
e. Other payments                                     =
Total

Total working capital required :

binding of the fund x  cash needs per day + minimal cash.

Oleh: paknurcahyo | Mei 29, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.